RANGKAIAN SIMULASI DAN PRINSIP KERJA
Rangkaian ini merupakan sistem kontrol otomatis penggerak gorden yang bekerja berdasarkan perubahan intensitas cahaya dan perintah sentuhan. Sistem ini menggunakan sensor cahaya LDR untuk mendeteksi tingkat terang/gelap, serta sensor sentuh untuk mengenali adanya interaksi pengguna.
Ketika salah satu sensor mendeteksi kondisi yang telah ditentukan (misalnya: ruangan menjadi gelap atau adanya sentuhan), sistem akan mengaktifkan relai sebagai switch penggerak motor gorden. Sinyal keluaran dari rangkaian dapat dihubungkan ke relai untuk menyalakan sistem motor penggerak yang akan membuka atau menutup gorden.
Rangkaian ini dirancang sebagai prototipe alat penggerak gorden otomatis yang sederhana namun efektif, serta menjadi penerapan nyata dari konsep sensor analog dan sistem kontrol otomatis dalam bidang elektronika.
Sistem ini terbagi menjadi 2 rangkaian, yaitu:
Deteksi intensitas cahaya (sensor LDR)
Deteksi sentuhan (sensor sentuh) TTP223
1. Deteksi Intensitas Cahaya (Sensor LDR)

Prinsip Kerja :
Pada rangkaian ini, menggunakan sensor analog berupa LDR yang berfungsi untuk mendeteksi cahaya matahari. Pada rangkaian ini digunakan sensor LDR (Light Dependent Resistor) untuk mendeteksi tingkat cahaya luar ruangan. LDR memiliki karakteristik bahwa nilai resistansinya berubah mengikuti intensitas cahaya. Pada rangkaian gorden otomatis ini, tegangan batas (threshold) ditentukan menggunakan potensiometer pada pembanding (komparator). Misalnya, nilai tegangan referensi diset sebesar 2.0 V. Ketika cahaya terang, tegangan dari LDR naik di atas 2.0 V sehingga komparator menghasilkan keluaran HIGH dan ketika cahaya redup atau gelap, tegangan dari LDR berada di bawah 2.0 V sehingga keluaran komparator menjadi LOW.
2. Deteksi Sentuhan (Sensor Sentuh)
Prinsip Kerja :
Pada rangkaian gorden otomatis ini digunakan sensor sentuh kapasitif TTP223 sebagai saklar input manual. Pada kondisi normal tanpa sentuhan, keluaran sensor berada pada logika low dengan tegangan sekitar 0 V. Ketika sensor disentuh, kapasitansi meningkat sehingga modul menghasilkan keluaran high dengan tegangan sebesar 5 V. Keluaran digital ini kemudian masuk ke rangkaian komparator atau langsung ke basis transistor. Ketika disentuh, keluaran high (5V) mengaktifkan transistor sehingga relay bekerja dan motor bergerak untuk membuka atau menutup gorden dan saar tidak disentuh, keluaran low (0 V) membuat relay tidak aktif sehingga gorden tidak bergerak.
Komentar
Posting Komentar