LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM MODUL 3
1.Inverting Amplifier
Rf(kΩ) | Vi(V) | Hitung Gain(− 𝑅𝑓 ) 𝑅𝑖𝑛 | Vout | Bentuk Gelombang |
20 |
0,877 V | -2 | 1,811 V |
|
50 |
0,8791 V | -5 | 7,53 V |
|
80 |
0,882 V | -8 | 7,57 V |
|
2. Komparator
V1 (V) | V2 (V) | Vout |
1 V | 3 V | 11,26 V |
3 V | 1 V | -10 V |
Frekuensi | Vin | Vout | Grafik Sinyal |
100 Hz |
1,763 V |
1,481 V |
|
500 Hz |
1,747 V |
0,519 V |
|
1000 Hz |
1,725 V | 0,264 V |
|
Sketch Grafik Bode Plot |
|
Sketch Grafik Bode Plot |
|
Op-amp, atau operational amplifier, adalah sebuah komponen elektronik yang digunakan untuk menguatkan sinyal listrik. Op-amp memiliki dua input (input inverting dan non-inverting) dan satu output. Komponen ini umumnya digunakan dalam berbagai aplikasi seperti penguatan sinyal, filter aktif, osilator, konverter analog-ke-digital (ADC), dan lain-lain.
Inverting amplifier adalah salah satu konfigurasi dasar dari op-amp (operational amplifier) yang digunakan untuk menguatkan sinyal input dengan membalik fasa (fase) sinyal tersebut. Artinya, output dari inverting amplifier memiliki tegangan yang berbanding terbalik (invers) dengan tegangan input, atau dengan kata lain, output akan memiliki fasa yang berbeda 180° dengan input.penguat operasional (op-amp) di mana terminal input non-inverting dihubungkan ke ground, dan sinyal input diterapkan melalui resistor input ke terminal inverting yang dihubungkan melalui resistor feedback ke output. Penguatan tegangan rangkaian ini diatur oleh rasio resistor feedback terhadap resistor input, dengan rumus Vout = - (RF/Rin) * Vin.
Rangkaian filter adalah rangkaian elektronik yang dirancang untuk melewatkan atau menolak sinyal pada frekuensi tertentu, sementara melemahkan sinyal pada frekuensi lainnya. Filter ini digunakan untuk memproses sinyal dengan cara menyaring komponen frekuensi yang tidak diinginkan atau untuk mengisolasi frekuensi tertentu dalam sinyal.
Low-pass filter (LPF) adalah jenis rangkaian filter yang dirancang untuk melewatkan sinyal dengan frekuensi di bawah frekuensi cut-off tertentu dan melemahkan (atau memblokir) sinyal dengan frekuensi di atas frekuensi tersebut. Dengan kata lain, low-pass filter memungkinkan frekuensi rendah untuk melewati sementara mengurangi kekuatan frekuensi tinggi.
High-pass filter (HPF) adalah jenis rangkaian filter yang dirancang untuk melewatkan sinyal dengan frekuensi di atas frekuensi cut-off tertentu dan melemahkan (atau memblokir) sinyal dengan frekuensi di bawah frekuensi tersebut. Dengan kata lain, high-pass filter memungkinkan frekuensi tinggi untuk melewati sementara mengurangi kekuatan frekuensi rendah
Video penjelasan kondisi
1. Analisa prinsip kerja dari rangkaian Inverting Amplifier berdasarkan nilai yang didapatkan dari percobaan
Jawab : prinsip kerja dari inverting amplifier adalah menguatakan sinyal masukan dan membalikkan fasanya menggunakan operational amplifier op-amp dengan terminal non-inverting di groundkan dan sinyal masukan diberikan melalui resistor Rin ke terminal inverting op-amp.Untuk arus yang melalui dari sumber masukan sebesar I = V/Rin dan dipaksa mengalir melalui resistor Rf. Op-amp menyesuaikan tegangan keluarannya Vout= -Rf/Rin x Vin
2.Apa yang terjadi jika input komparator mendekati sama dengan tegangan referensi? Apakah output stabil atau terdapat ketidakpastian (chattering)? Jelaskan berdasarkan hasil percobaan.
Jawab : jika tegangan input komparator mendekati sama dengan tegangan referensi maka outputnya akan berosilasi dengan keadaan tinggi dan rendah atau berubah dengan tidak pasti yang dikenal dengan chattering (ketidakpastian) ini terjadi karena selisih antara v2-v1 senagat kecil atau mendekati sama akibatnya noise dapat mempengaruhi tegangan sesaat melampaui atau jatuh di bawah tegangan referensi, memicu perubahan output cepat dan berulang
3.Bagaimana perbandingan antara nilai perhitungan dengan pengukuran dan jika terjadi perbedaan berikan alasannya.
Jawab : perbandingan antara nilai percobaan dan perhitungan menunjukkan nilai yang mendekari seperti Rf= 20K ohm dan Rf= 80K ohm gain yang terukur mendekati nilai yang sama sedangkan pada percobaan dengan Rf= 50K ohm terdapat nilai yang jauh berbeda.Hal ini disebabkan oleh toleransi resistor dan op-amp yang kurang ideal dan toleransi terhadap menghasilkan panas dan faktor yang menyebabkan perubahan dan perbedaan nilai yang didapatkan berbeda
4.Analisa prinsip kerja dari LPF berdasarkan tegangan input, output, frekuensi cut-off, dan gelombang hasil percobaan.
Jawab :
Pada frekuensi 100 Hz, dengan , maka didapatkan tegangan . Ini berarti sinyal frekuensi rendah dilewatkan oleh LPF
Pada frekuensi 500 Hz, tetapi keluaran turun signifikan menjadi . Hal ini disebbabkan oleh sebagian besar sinyal mulai teredam karena ferkuensi mendekati titik cut-off
Pada frekuensi 1000 Hz, namun tinggal . Artinya, sinyal frekuensi tinggi semakin teredam
Frekuensi 100 Hz → ,
Frekuensi 500 Hz → , . Hal ini menunjukkan tegangan keluaran mulai naik karena sinyal yang dilewatkan sedikit
Frekuensi 1000 Hz → , . Hal ini menunjukkan tegangan keluaran yang cukup tinggi mendekati sama yang menunjukkan frekuensi tinggi dilewatkan
Download laporan akhir : Download disini
Download video penjelasan kondisi : Download disini
Download video percobaan satu : Download disini
Download video percobaan dua : Download disini
Download video percobaan empat : Download disini
Download video percobaan lima : Download disini
Download Datasheet Op Amp 741 : Download disini
Komentar
Posting Komentar